Presiden Joko Widodo Menyetujui Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Kejahatan Seksual Pada Anak

0
1547

GayaDigital.com – Untuk kali ini Presiden Indonesia yaitu Joko Widodo tidak main-main soal hukum yang ada di negara Indonesia ini. Presiden Joko Widodo menyetujui hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan seksual pada anak. Kini jajarannya telah diinstruksikan segera menyelesaikan payung hukum dalam kejahatan tersebut.

Presiden Joko Widodo Menyetujui Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Kejahatan Seksual Pada Anak
Presiden Joko Widodo Menyetujui Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Kejahatan Seksual Pada Anak

Dalam hal ini telah di sampaikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (9/5).

“Karena kalau ini dibiarkan ataupun tidak dengan hukum yang tegas maka orang akan atau kelompok masyarakat akan mempunyai keberanian untuk melakukan tindakan itu. Maka hukumnya harus tegas dan hukuman kebiri adalah salah satunya,”ucap Pramono.

Menurut Pramono, Jokowi menganggap kejahatan seksual sudah sangat mengkhawatirkan dan memprihatinkan. Maka itu, wajar bila pelaku diberi hukuman berat hingga sanksi sosial. Maka itu, pihak meyakini bahwa hukuman kebiri bakal memberi efek jera.

Pramono berharap Perppu soal hukuman kebiri yang pernah digodok sejumlah menteri dapat di bawa ke DPR untuk dibahas lebih lanjut. Bahkan, dia berharap Perppu hukuman kebiri menjadi prioritas dalam program Legislasi Nasional (Prolgnas).

Sebelum keluarnya instruksi dari Presiden Jokowi, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise sudah menegaskan perlu adanya hukuman kebiri selain dikenakan hukuman pidana.

“Selain di kebiri , dikasih hukuman seumur hidup dipenjara, atau ditembak mati. Nyawa dibayar nyawa, begitu tegasnya Yohana.

Namun Khofifah sendiri telah menyampaikan usulan penerapan hukuman kebiri terhadap pelaku kejahatan seksual anak sejak tahun lalu . Khofifah bersikukuh pelaku kejahatan seksual tidak bisa hanya dikenakan hukuman pidana. Menurutnya itu tidak memberikan efek jera.